Penghasilan Makelar, ada yang salah ?

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Banyak yang mempersepsikan penghasilan makelar besar banget, ngambil untungnya gede banget sih! Nggak tanggung jawab nih orangnya, dan model serupa, pertanyaannya, memang ada yang salah dengan itu ?
penghasilan makelar

Penghasilan makelar, bisa besar bisa kecil. Tapi sebelum membahas mengenai itu, rasanya, nggak tahu kenapa, kalau dengar kata makelar, persepsinya kok jelek ya ? Apakah teman – teman juga punya persepsi yang buruk ketika mendengar kata makelar ? Kenapa begitu ya ? Apakah memang pekerjaan menjadi seorang makelar adalah pekerjaan yang jelek ? yang merugikan orang lain ? atau karena kecenderungan kita saja yang nggak suka dijuali ? Ini opini saya, tentang makelar dan kenapa menjadi makelar itu nggak salah!

Dalam konteks sebagai penghubung untuk kedua belah pihak dan fungsi makelar seperti saya tulis diatas, maka makelar ini bisa dibilang adalah orang – orang yang pintar, supel, mudah berkomunikasi dengan orang baru dan yang paling penting adalah, orang – orang yang jadi makelar, selalu jeli melihat peluang.

Mereka yang berhasil menjadi makelar, sebenarnya bekerja untuk dua pihak sekaligus dan nggak sedikit yang mereka kerjakan. Mereka akan mempromosikan barang yang akan dijualnya, tentunya, banyak banget mekanisme promosi yang mereka jalankan dan promosi yang mereka jalankan ini nggak cuma dengan menggunakan satu cara, ada banyak cara! mereka juga nggak sekedar mempromosikan ke satu orang saja, tapi mereka akan gila – gilaan promosi ke banyak orang. Makelar yang pintar adalah mereka yang mempromosikan dan menawarkan barang tersebut kepada orang – orang yang memang sedang membutuhkannya, kalau menggunakan mekanisme digital marketing, misalnya FB Ads, maka mereka hanya akan beriklan kepada target market yang dianggapnya tepat dan punya kecenderungan untuk membeli produk tersebut. Pekerjaan berikutnya yaitu pekerjaan untuk orang yang membutuhkan produk tersebut, makelar yang sukses akan menguasai banget semua hal tentang produk yang dijualnya, pengetahuan yang dia miliki inilah yang bermanfaat bagi orang – orang yang sedang membutuhkan. Dia bisa kasih pertimbangan beberapa hal yang akan memperkaya wawasan mereka yang sedang membutuhkan.

Jadi, kenapa ada persepsi buruk, jelek dan seolah – olah pekerjaan makelar adalah pekerjaan yang nggak banget untuk dijalankan ?

Bisa jadi, persepsi ini lahir dari turunan para orang tua mereka, dari kisah orang tua, saudara, teman, atau dari tayangan tertentu, dimana cerita tersebut, mungkin memperlihatkan bahwa makelar adalah orang yang hanya mengambil keuntungan, nggak bertanggung jawab dengan produk yang mereka jual, hanya usaha sedikit tapi dapat untungnya gede banget hingga kejadian dimana makelar itu menipu. Satu kejadian atau satu cerita dari pihak lain, yang kemudian menyebar, menyebar dan terus diperdengarkan, akhirnya membuat persepsi itu, seolah – olah jadi kebenaran. Padahal 1 cerita saja, 1 kejadian saja, 1 oknum saja, tapi kita jadi melakukan generalisasi pada profesi makelar menjadi buruk seperti cerita itu.

Padahal, kalau kita berpikir jernih, lihat yang ada dalam dunia saat ini. Banyak orang – orang yang terbantu dengan adanya makelar. Kita ambil contoh, dalam dunia properti, berapa banyak orang yang mau menjual rumahnya, rukonya dan aset properti lainnya yang sudah terbantu dengan adanya makelar ini. Berapa banyak orang yang memutuskan untuk membeli sebuah produk karena percaya sama makelar-nya lewat dunia internet, meskipun kalau di internet, namanya bukan lagi makelar, tapi diberi nama Affiliate marketer, dropshipper dan reseller. Benar nggak ? Bahkan marketplace besar di Indonesia, seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee dan sejenisnya, bisa dibilang mereka juga adalah makelar. Iya nggak sih ?

Jadi, pelan – pelan yuk, kita mulai latihan untuk melihat bahwa makelar bukanlah profesi yang buruk, dan penghasilan makelar, besar atau kecilnya, tergantung dari usahanya. Bahkan, saya bisa bilang, menjadi makelar adalah langkah awal yang bagus buat teman – teman yang mau mulai bisnis, mau mulai usaha, nyaris tanpa modal. Tanpa menyiapkan kantor, tanpa meriset produk, tanpa membuat produk, tanpa stock barang, jadi nyaris tanpa modal uang yang besar. Ada banyak banget pekerjaan sebagai makelar yang bisa dimaksimalkan menjadi sumber penghasilan baru, makanya saya bilang peluang bisnis akan selalu ada. Ini kuncinya untuk jadi makelar yang baik, fokus sama satu bidang produk yang akan dijual, kuasai detailnya dan bikin cara supaya kamu bisa dikenal sebagai expert-nya dalam bidang produk yang kamu jual, dan buat banyak orang percaya dan buat diri kamu layak untuk dipercayai. Karena pada akhirnya, orang – orang akan membeli dari orang yang sudah mereka percayai.

Yudhi Megananda

Yudhi Megananda

Leave a Replay

Sign up for Weekly Updated

Seminggu satu kali, akan ada updated yang dikirim via email kalian