Pilihan Bisnis, buat industri event organizer

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Selama masa pandemi, nggak diperbolehkan adanya event seperti pada kondisi normal. Acara yang sifatnya mengumpulkan massa dalam jumlah banyak, apalagi nggak diikuti dengan protokol covid yang ketat, maka bisa jadi event itu akan menjadi cluster baru buat penyebaran virus yang sampai saat ini belum ditemukan vaksinnya.
pilihan bisnis

Pilihan bisnis, perlu dipertimbangkan oleh teman – teman, para pekerja event, termasuk event organizer dan bisnis pendukungnya. Semua orang – orang yang saya kenal, yang juga berbisnis dalam industri yang sama dengan saya, juga mulai merasakan dampak dari pandemi ini. Dampak yang disebabkan karena berhentinya kegiatan mereka untuk menghasilkan, sehingga secara otomatis, pelan – pelan mereka mulai menggunakan biaya cadangan, tabungan, atau menjual barang – barang yang bisa dijual, untuk memastikan kelangsungan hidup perusahaan bahkan kehidupan pribadinya. Karena terhentinya sumber penghasilan yang berasal dari event, penghematan tingkat dewa pun dijalankan. Celakanya lagi, beberapa tagihan yang diharapkan bisa memperpanjang kelangsungan hidup, juga sulit untuk dikeluarkan, apalagi kalau tagihan tersebut berasal dari perusahaan yang industrinya sama. Mereka juga mengalami hal yang sama. Pilihan bisnis, sebagai alternatif sementara atau pengganti, apakah perlu disiapkan ?

Saya tahu, saya sering mendengar, ada orang – orang yang sudah jatuh cinta banget sama pekerjaannya sebagai event organizer, sebagai pekerja event, sebagai orang yang sukses menghadirkan dan memanage banyak acara – acara prestise, yang dengan lantang bilang, aku nggak bisa! aku nggak bisa kalau harus pindah haluan, kalau harus pindah bisnis, kalau harus ganti pekerjaan, kalau harus memulai sesuatu yang baru. Pilihan bisnis, yang lainnya, jadi nggak terpikirkan. Bahkan, ada seorang teman yang baru saja minggu lalu main ke kantor, dia bilang bahwa, event online nggak ada soul-nya, nggak ada greget-nya, nggak ada emosinya. Iya benar, memang nggak ada emosinya, nggak ada greget-nya, saya juga ikut merasakannya, tapi mari berpikir secara logis, bahwa ya memang salah satu cara untuk tetap dapat pekerjaan mengorganize sebuah event saat ini adalah dengan mengorganize event online. Karena, pandemi ini benar – benar membuat semuanya jadi nggak pasti. Kalaupun ada yang pasti, yaitu ketidakpastian itu sendiri.

Mari mulai terbuka, membuka diri untuk melihat lagi sebenarnya apa yang bisa kita lakukan untuk tetap menghasilkan ? Khusus buat teman – teman dalam industri event, lebih khusus lagi event organizer, kalian sudah pernah melewati masa – masa yang sulit dalam perjalanan kalian mengelola sebuah event, ya nggak ?

Ada yang diminta bangun panggung dalam waktu 4 jam saja, ada yang bisa memindahkan panggung dari titik A ke titik B dalam waktu singkat, ada yang harus menyiapkan rak display di sebuah hutan, memasang panggung di tengah kolam renang, hal – hal yang mungkin buat orang awam, adalah hal yang tidak mungkin untuk dilakukan, tapi kalian bisa juga kan melakukannya ? Jadi, kenapa nggak mulai memikirkan pilihan bisnis yang lain ?

Karena menurut saya, pada dasarnya kita, sebagai pekerja event, adalah orang – orang pilihan, orang – orang kreatif yang sengaja diciptakan Tuhan untuk membantu orang lain dengan semua permasalahan yang mereka hadapi dalam sebuah event. Jadi, kita terlahir sebagai orang yang kreatif, saya sangat yakin masih banyak bidang – bidang lain dalam industri kreatif yang bisa kita garap sebagai cara untuk mengalihkan sementara bisnis event yang lagi nggak jalan. Apa saja ? Hal sederhana yang bisa dilakukan adalah hal – hal yang kaitannya dengan konsep kreatif, content kreatif. Seperti menjadi digital content creator buat perusahaan client dengan ide – ide cerita yang nakal, menggigit dan mungkin mengharu biru, posting di youtube atau instagram buat client, bisa kan ? Atau pilihan lain, membuat sebuah konsep event online yang merupakan perwujudan dari sebuah event offline yang besar, pameran besar seperti Jakarta Fair tapi dalam bentuk online ? Atau pilihan lain, membuat sebuah kelas online yang membagikan pengetahuan dan pengalaman seputar event atau seputar topik lain dalam konteks kreatif. Buat teman – teman vendor, sound system misalnya ? Industri besar apa yang selama ini belum tergarap maksimal, tapi bisa kalian jelajahi dan bisa gali lagi ? Komunitas keagamaan misalnya, ada berapa banyak masjid, gereja, pura, vihara dan rumah ibadah lainnya, mereka perlu sound system. Institusi publik, kantor pemerintahan, kantor swasta, yang biasa menggelar rapat besar, mereka juga perlu sound system. Coba dipikirin lagi secara mendalam.

Ayolah, masih banyak yang bisa kita kerjakan, sembari melewati ketidakpastian ini. Karena kita, adalah mahklukNya yang sempurna, kita punya banyak hal untuk mengatasi pandemi ini.

Yudhi Megananda

Yudhi Megananda

Leave a Replay

Sign up for Weekly Updated

Seminggu satu kali, akan ada updated yang dikirim via email kalian