Acara peresmian kantor, haruskah potong pita ?

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Acara peresmian kantor, mungkin jadi identik dengan prosesi pemotongan pita, tapi pertanyaannya, apakah pemotongan pita dalam peresmian kantor adalah sebuah keharusan ? Adakah alternatif lain selain pemotongan pita ?
acara peresmian kantor

Acara peresmian kantor, gedung baru atau pembukaan kantor cabang baru, itu jadi bagian pekerjaan event organizer. Bisa diserahkan ke teman – teman event organizer tapi bisa juga jika dikerjakan sendiri dengan membentuk panitia internal dari kantor. Acara peresmian kantor sendiri merupakan acara seremonial, acara peringatan atau perayaan, dimana puncak acaranya adalah bagian seremonial, yaitu prosesi peresmiannya. Untuk membuat seremonial peresmian itu menjadi berkesan, maka, ada banyak cara kreatif untuk mewakili peresmian tersebut, yang paling lazim adalah prosesi pemotongan pita yang dilakukan oleh satu atau beberapa orang jajaran direksi yang disambung dengan doa bersama dan makan – makan.

Sebenarnya, nggak ada makna khusus dari pemotongan pita, apalagi makna yang sakral atau mistis gitu, nggak ada! Ini hanya sebagai simbolisasi dari proses peresmian kantor baru, kegiatan yang bisa mewakili atau menjadi tanda bahwa kantor sudah diresmikan. Apakah pemotongan pita adalah sebuah keharusan ? Jawabannya nggak! Nggak ada yang mengharuskan kamu untuk memotong pita untuk acara peresmian kantor, ini lebih kepada kebiasaan atau tradisi yang sudah lazim kita temui di Indonesia, disamping itu juga, mungkin kalau sekarang ini, prosesi pemotongan pita untuk peresmian kantor selain untuk seremonial dan kegiatan yang menjadi simbol peresmian, juga untuk kepentingan publikasi perusahaan. Jadi pemotongan pita, bukanlah sebuah keharusan dalam acara peresmian kantor.

Sebenarnya, selain pemotongan pita, ada banyak lagi pilihan untuk menjadi simbolisasi acara peresmian kantor. Beberapa diantaranya ; pemotongan tumpeng, penyerahan secara simbolis kunci kantor ( dalam bentuk mock up ) dari Direktur kantor pusat kepada kepala cabang, penekanan tombol sirene, penandatangan prasasti, pelepasan balon hingga melepaskan burung dan masih banyak lagi pilihan lain. Pilihan dari simbolisasi peresmian pembukaan kantor baru ini, juga bisa dikreasikan sesuai dengan hal – hal yang identik dengan bidang usaha dari kantor tersebut. Misalnya saja, peresmian sebuah kantor yang usahanya bergerak dalam bidang IT, bisa saja simbolisasinya dengan menggunakan sebuah TV Touchscreen dimana perwakilan direksi meletakkan tangannya seolah menekan tombol, lalu keluar visual dan audio. Untuk kantor yang usahanya bergerak dalam bidang jasa perairan / irigasi, bisa dengan membuka sebuah keran dan air lalu mengalir dari sebuah pipa, atau menggunakan air mancur menari. Ada banyak variasi tergantung dari bidang usaha apa dari kantor yang akan diresmikan tersebut.

Yang tidak boleh dilupakan adalah kebiasaan susunan acara yang lazim dilakukan. Biasanya, acara peresmian kantor diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, lalu sambutan – sambutan, disambung dengan peresmian kantor, doa bersama ( ini penting! ), lalu disusul dengan tour kantor atau ramah tamah dan makan bersama. Urutan dari awal sih biasanya begitu, tapi kembali lagi, ini bukanlah sebuah keharusan, teman – teman bisa mengkreasikannya sesuai dengan kebutuhan dan arahan dari bos atau dari client yang buat acara peresmian kantor ini. Dan terakhir, jika teman – teman membutuhkan ide – ide atau ingin dibantu dalam menghandle acara peresmian kantornya, bisa juga dengan menghubungi team saya yang bisa dihubungi dengan klik jasa event organizer.

Yudhi Megananda

Yudhi Megananda

Leave a Replay

Sign up for Weekly Updated

Seminggu satu kali, akan ada updated yang dikirim via email kalian